Site icon beritapolwan.com

Digitalisasi Korlantas Polri: Pelatihan R4 Patroli dan Uji Coba Aplikasi SILANCAR

Gambar Digitalisasi Korlantas Polri dengan aplikasi SILANCAR

Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri semakin maju dalam modernisasi sistem operasional dengan menghadirkan teknologi terintegrasi pada armada patroli masa depan. Pada hari kedua pelatihan teknis (Latnis) di Fave Hotel Cililitan, Rabu, 28 Oktober 2026, peserta diperkenalkan pada Kendaraan Roda Empat (R4) Patroli DC 4×4 Hybrid dan digitalisasi sistem pelaporan melalui aplikasi SILANCAR.

SILANCAR adalah sistem cerdas terpadu yang dikembangkan oleh PT Qudo Nawakara Buana untuk memudahkan manajemen penugasan dan pelaporan anggota kepolisian di lapangan. Aplikasi ini dapat dioperasikan langsung melalui perangkat tablet pintar yang terpasang pada dasbor kendaraan patroli baru. Tablet tersebut juga menampilkan pemantauan video secara langsung tanpa fitur perekaman, guna mendukung pemantauan situasi secara real time dari dalam kabin mobil.

Meski demikian, mobilitas tinggi dalam tugas kepolisian mengharuskan data dan pelaporan juga dapat dilakukan saat petugas berada di luar kendaraan. Oleh karena itu, aplikasi SILANCAR juga diintegrasikan ke perangkat handphone yang disediakan, sehingga proses pelaporan menjadi lebih ringkas.

“Aplikasi SILANCAR ini kami sediakan juga di handphone agar proses pelaporan lebih ringkas, terutama untuk mengantisipasi adanya kebutuhan pelaporan kejadian saat petugas harus turun atau berada di luar mobil,” ujar Renita, petugas tim SILANCAR, saat simulasi penggunaan perangkat.

Inovasi digital dan mesin hibrida pada armada baru mendapat respons positif dari para peserta pelatihan. Bripda Muhammad Farhan mengapresiasi keuntungan teknologi ganda yang menggabungkan tenaga listrik dan bensin. Menurutnya, kombinasi tersebut membantu efisiensi waktu operasional pada patroli jalan raya.

“Keuntungannya karena teknologi ini terbaru, ada mesin listrik dan bensin, jadi kita bisa membagi waktu operasional. Saat bertugas kita menggunakan baterai terlebih dahulu. Dipermudah juga dengan fitur SILANCAR jadi bisa membuat laporan real time,” jelas Bripda Farhan dalam sesi wawancara.

Lebih lanjut ia menyatakan bahwa adaptasi dengan armada mutakhir ini tidak sulit karena tugas patroli pada dasarnya tetap sama. Anggota hanya perlu membiasakan diri dengan fitur teknologi baru yang disediakan.

Transformasi digital pelaporan serta penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini diharapkan dapat meningkatkan responsivitas aparat dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Sumber: Qudo.id

Exit mobile version