Site icon beritapolwan.com

Kemala Run 2026 di Bali: Paduan Olahraga, Budaya, dan Kemanusiaan Catat Rekor Nasional

Kemala Run 2026 di Bali 1

Kemala Run 2026 di Bali 1

Pulau Bali kembali menjadi saksi keberhasilan pelaksanaan Kemala Run 2026, sebuah event sport tourism yang diselenggarakan di Bali United Training Center (BUTC), Gianyar. Kegiatan ini tidak sekadar ajang perlombaan lari, tetapi mengusung perpaduan antara olahraga, pariwisata, dan kemanusiaan.

Diiinisiasi oleh Yayasan Kemala Bhayangkari di bawah pimpinan Ny. Juliati Listyo Sigit Prabowo, Kemala Run 2026 mencatatkan sejarah baru dengan diikuti oleh 11.000 peserta dari berbagai negara. Tema besar “Charity for Indonesia” menekankan solidaritas sosial, menjadikan event ini sebagai kontribusi nyata untuk kegiatan kemanusiaan di Indonesia.

Ketua Panitia Kemala Run 2026, Ny. Deni Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa keberhasilan acara ini merupakan hasil kerja keras bersama dan dukungan masyarakat Bali sebagai tuan rumah. Dalam keterangan resmi pada Senin (20/4/2026), ia menyampaikan terima kasih atas partisipasi luas yang menjadikan acara ini tonggak baru dalam penyelenggaraan event olahraga dengan basis kemanusiaan.

Keamanan lintasan dijaga ketat oleh Korlantas Polri dan Polda Bali, dengan pengawasan langsung dari Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho. Hal ini memastikan peserta dapat menikmati jalur lari dengan nyaman tanpa gangguan lalu lintas.

Kemala Run 2026 menawarkan kategori lari Half Marathon (21K), 10K, dan 5K. Rute di Gianyar menghadirkan tantangan tersendiri dengan pemandangan alam yang memukau. Salah satu peserta, Febby Rastanty, mengungkapkan kepuasan dan pengalaman menantang terutama pada tanjakan setelah kilometer ke-17. Ia juga memuji pengelolaan area yang tetap bersih dan tertib.

Pendapat serupa disampaikan oleh influencer kesehatan dr. Tirta Mandira Hudhi yang mengapresiasi rute berbeda dan pengalaman unik yang ditawarkan, bukan hanya untuk pelari profesional tapi juga untuk peserta rekreasi. Dukungan internasional juga terlihat melalui partisipasi peserta asal Swedia, Filippa dan Vilma, yang mengaku terkesan dengan keramahan warga lokal dan pengalaman berlari bersama ribuan peserta lainnya di Bali.

Dampak positif tidak hanya pada aspek olahraga dan sosial, tetapi juga ekonomi lokal terutama di sektor UMKM di Gianyar. Ribuan pengunjung yang hadir sejak pagi hari menjadi peluang pasar bagi para pedagang.

Ferani, pemilik Warung Kopi Bagus Denpasar, menyatakan omzetnya meningkat signifikan. Ari dari Kedai Daluman mengapresiasi fasilitasi panitia untuk UMKM secara gratis. Yudi, pemilik Warung Santi, berharap acara berskala internasional ini rutin dilaksanakan karena memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha kecil.

Keberhasilan Kemala Run 2026 menunjukkan kesiapan Indonesia, khususnya Bali, dalam menyelenggarakan event sport tourism kelas dunia. Integrasi olahraga, pelestarian budaya melalui pertunjukan seni sepanjang rute, dan kepedulian sosial menetapkan standar baru bagi ajang serupa di masa depan.

Yayasan Kemala Bhayangkari membawa pesan bahwa melalui langkah kecil di lintasan lari, perubahan besar dalam kemanusiaan dan kebangkitan ekonomi nasional dapat diwujudkan secara nyata.

Exit mobile version