Site icon beritapolwan.com

Kepuasan Publik 88,8% pada Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas Ungkap Peran Predictive Traffic Policing

Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum

Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum

Jakarta – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berhasil mencapai tingkat kepuasan publik sebesar 88,8 persen menurut survei KedaiKOPI. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. yang menekankan peran penting predictive traffic policing dalam pengelolaan arus kendaraan selama mudik dan balik Lebaran.

Menurut Agus Suryonugroho, keputusan operasional seperti contraflow dan sistem one way diterapkan berdasar data traffic counting serta parameter di jalan tol dan non-tol. “Korlantas Polri bersama stakeholder membuat keputusan-keputusan contraflow, one way berdasarkan data driven traffic counting,” ujarnya pada Kamis (9/4/2026).

Pengamanan Operasi Ketupat sendiri dilaksanakan melalui lima klaster utama, yaitu jalur nasional dan alternatif, jalan tol, penyeberangan, tempat ibadah, dan objek wisata. Selain itu, sinergi antar sektor menjadi kunci menjaga kelancaran lalu lintas serta menciptakan situasi kamtibmas kondusif selama Lebaran.

“Keberhasilan Operasi Ketupat merupakan keberhasilan kolektif semua pihak, termasuk kepemimpinan Kapolri yang hadir langsung di lapangan untuk mengelola dan mengendalikan traffic serta aspek harkamtibmas dan kamseltibcarlantas,” jelas Agus.

Selama operasi, puncak arus mudik tercatat sebanyak 270.513 kendaraan meninggalkan Jakarta dalam sehari, sementara arus balik tercatat 256.388 kendaraan. Condongnya jumlah kendaraan tetap berhasil dikendalikan dengan penerapan contraflow dan one way secara nasional.

Terdapat juga capaian signifikan berupa penurunan fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sebesar 30 persen serta penurunan jumlah kecelakaan sebesar 5,31 persen. “Penurunan fatalitas dan kecelakaan ini berkat kerja sama dan kepemimpinan Kapolri yang terus ada di lapangan,” tambah Irjen Pol Agus.

Kakorlantas berharap Operasi Ketupat di masa depan dapat terus menjadi operasi kemanusiaan yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perjalanan mudik dan balik Lebaran. “Kami harapkan Operasi Ketupat betul-betul operasi kemanusiaan yang menjamin keamanan sosial dan spiritual agar perjalanan aman sampai tujuan,” tutupnya.

 

Exit mobile version