JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri secara resmi menghentikan sistem One Way Nasional yang diterapkan pada arus mudik Lebaran, yang membentang dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, pada Jumat (20/3) atau H-1 Lebaran. Keputusan ini diambil setelah evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan dan mendapat izin langsung dari Kapolri. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho.
“Pukul 13.00 dilakukan sosialisasi, setelah itu kami melakukan sterilisasi, kemudian clear untuk arus normal,” jelas Irjen Agus pada 20 Maret di Command Center Korlantas Polri, KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat. Sistem One Way Nasional resmi dihentikan pada pukul 14.22 WIB, sehingga arus lalu lintas kembali berjalan normal dua arah, baik menuju Jakarta maupun Cikampek.
Secara keseluruhan, Korlantas menilai arus mudik tahun ini berjalan cukup terkendali. Meskipun demikian, terdapat kenaikan volume kendaraan sebesar 4,62 persen dibanding tahun lalu, dari 258 ribu menjadi 270 ribu kendaraan. Menjelang puncak arus mudik, Korlantas menerapkan sejumlah penanganan khusus, seperti penutupan Jalan Layang MBZ dan pemberlakuan sistem contraflow hingga tiga lajur dari KM 36, 47, 48, hingga KM 70, guna memastikan kelancaran perjalanan para pemudik.
Setelah sukses mengawal arus mudik, Korlantas kini fokus mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Langkah pengamanan yang dilakukan meliputi pengawalan malam takbiran, penjagaan lokasi wisata, serta pengamanan pelaksanaan salat Idul Fitri di berbagai tempat ibadah.
Korlantas juga mengingatkan adanya potensi lonjakan volume kendaraan pada arus balik, yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret mendatang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian bersama pemangku kepentingan telah menyusun strategi rekayasa lalu lintas, termasuk pemanfaatan jalan tol fungsional, pengaturan persimpangan, dan pengalihan arus. Teknologi pemantauan lalu lintas secara real-time juga akan digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan taktis di lapangan.
Sebagai langkah awal, kepolisian merencanakan pemberlakuan sistem one way sepenggal dari KM 414 hingga kawasan Pejagan. Jika data volume kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung pada tanggal 24 menunjukkan peningkatan signifikan, sistem One Way Nasional untuk arus balik siap diaktifkan kembali.
Dengan kondisi arus lalu lintas yang telah kembali normal, Korlantas Polri mengimbau para pengendara agar tetap waspada, selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi batas kecepatan. Selain itu, para pemudik diingatkan untuk memastikan saldo e-toll mencukupi dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan.









