Jakarta – Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi potensi kemacetan dan penumpukan kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran.
Titik-titik rawan kemacetan yang menjadi fokus penanganan meliputi jalur tol, jalan arteri, serta area-area wisata populer.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, menjelaskan dalam audiensi bersama Metro TV bahwa pihaknya telah menyusun beberapa skenario pengaturan lalu lintas, mulai dari penerapan contra flow, one way sepenggal, hingga one way nasional yang hampir sama dengan tahun sebelumnya.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada rest area, bottleneck, gerbang tol, dan persimpangan yang selama ini rawan terjadi kemacetan. Kakorlantas mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan untuk memperhitungkan jarak dan waktu tempuh, terutama saat menjelang waktu berbuka puasa. Hal ini penting karena banyak kendaraan yang menepi di rest area maupun sepanjang jalur tol untuk berbuka, sehingga dikhawatirkan menjadi titik kemacetan.
“Operasi Ketupat tahun ini tidak hanya fokus pada penegakan hukum dan mengamankan arus mudik serta arus balik, tapi juga memastikan kehadiran negara dan Polri dalam menjaga momentum sosial dan spiritual selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Irjen Agus.
Ia menambahkan bahwa keamanan dari sisi kriminalitas dan ketertiban lalu lintas menjadi prioritas yang dijaga agar masyarakat dapat merayakan momen penting tersebut dengan aman dan nyaman.
Sumber : youtube metro tv

